5 Efek Negatif Kafein untuk Kesehatan Kafein adalah zat alami
yang terdapat pada berbagai tumbuhan. Pada manusia, kafein
bertindak sebagai stimulan pada sistem saraf pusat dan sistem metabolik.
Kafein dikonsumsi di
seluruh dunia, biasanya terkandung pada minuman yang terbuat dari biji kopi
atau daun teh. Tidak seperti jenis
stimulan lain, kafein legal dan tidak ada hukum yang mengatur mengenai kafein.
Meskipun memiliki
banyak manfaat, termasuk sebagai antioksidan, kafein juga dapat menimbulkan
risiko kesehatan dan memiliki efek negatif lainnya.
Berikut adalah 5 Efek Negatif Kafein untuk Kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh kafein:
1. Keracunan Kafein
Keracunan kafein adalah
suatu kondisi atau keadaan gelisah akibat terlalu banyak minum kopi atau
minuman yang mengandung kafein lainnya.
Rasa gelisah dan
bersemangat, gemetar, detak jantung cepat, peningkatan frekuensi buang air
kecil, dan terkadang masalah pada sistem pencernaan merupakan kondisi yang
menunjukkan overdosis kafein.
Kondisi ini disebabkan
oleh dosis kafein yang lebih dari 300 mg. Namun peningkatan toleransi kafein
membutuhkan dosis yang lebih banyak dari jumlah tersebut untuk mencapai efek
yang sama.
Untuk overdosis kafein
yang bisa mematikan, seseorang harus meminum sekitar 80 hingga 100 cangkir kopi
dalam jangka waktu tertentu.
2. Kecemasan dan
Gangguan Tidur
Asosiasi Psikolog
Amerika mengaitkan bentuk tertentu dari kecemasan dan gangguan tidur dengan
efek kafein. Kedua gangguan tersebut
merupakan hasil dari asupan kafein dalam jangka panjang sehingga mengganggu
tidur dan pola otak normal. Gejala kecemasan yang
disebabkan oleh kafein termasuk diataranya adalah serangan panik dan masalah
psikologis lainnya termasuk perilaku obsesif dan skizofrenia. 5 Efek Negatif Kafein untuk Kesehatan
3. Withdrawal
Kecanduan kafein dapat
mengakibatkan gejala withdrawal (gejala kecanduan) jika penggunaan kafein
dihentikan. Efek ini dapat berkisar dari ringan sampai parah, termasuk
diantaranya adalah sakit kepala, kebingungan, depresi, mual, dan kelelahan.
4. Ulcer dan GERD
Kafein dapat
menyebabkan lambung memproduksi asam tambahan sehingga bisa menimbulkan masalah
pada saluran pencernaan. The National Digestive
Disease Information Clearinghouse (NDDIC) melaporkan bahwa masalah-masalah
saluran gastrointestinal disebabkan oleh kelebihan konsumsi kafein, termasuk
ulcer (luka) di lambung dan kerongkongan.
Refluks asam yang naik
ke kerongkongan yang keluar dari lambung menyebabkan acid reflux disease, atau
dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD).
5. Kafein dan Jantung
Efek kafein terhadap
jantung masih dalam penyelidikan. 5 Efek Negatif Kafein untuk Kesehatan Jika dikonsumsi dalam jumlah moderat, kafein
tampaknya tidak memiliki efek positif maupun negatif pada jantung.
Namun, menurut temuan European
Society of Cardiology (ESC), peminum kopi berat menunjukkan peningkatan tekanan
darah yang dikaitkan dengan penyakit jantung dan meningkatnya risiko serangan
jantung atau stroke.
Temuan ESC juga
menunjukkan bahwa peminum kopi berat rentan mengalami jantung berdebar-debar
dan kelelahan, serta peningkatan risiko serangan jantung dan stroke di kemudian
hari.
Risiko ini semakin
besar jika diet mereka rendah lemak
sehat dan biji-bijian, dan konsumsi akan lemak jenuh dari daging merah dan
produk susu relatif tinggi. 5 Efek Negatif Kafein untuk Kesehatan
Bagikan informasi ini, jika bermanfaat..
